Samri Shaputra, Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda. (Grafis: Fathur)
Indcyber.com, SAMARINDA – Peringatan Hari Pahlawan Nasional tidak sekadar mengenang jasa para pejuang masa lalu, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat pengabdian bagi kemajuan bangsa dan daerah. Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, usai mengikuti Rapat Paripurna Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026, Senin malam (10/11/2025).
Menurut Samri, nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus tercermin dalam kerja nyata setiap anak bangsa, termasuk para pemimpin dan penyelenggara pemerintahan di daerah.
“Pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang di medan perang, tetapi juga siapa pun yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Semangat itu yang harus kita hidupkan kembali,” ujarnya.
Samri menilai penetapan sepuluh tokoh bangsa sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah yang tepat untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menghargai jasa mereka. Salah satunya, kata dia, adalah mantan Presiden RI kedua, Bapak Soeharto, yang turut masuk dalam daftar penerima gelar tahun ini.
“Penghargaan ini bukan hanya simbol, tapi pengingat agar generasi sekarang tidak melupakan sejarah dan terus melanjutkan perjuangan dengan cara yang relevan di zamannya,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa semangat kepahlawanan perlu diterapkan dalam konteks lokal. Di Samarinda, kata Samri, semangat itu bisa diwujudkan dalam bentuk partisipasi masyarakat membangun kota yang tertib, aman, dan berdaya saing.
“Kita bisa menjadi pahlawan di lingkungan sendiri. Dengan bekerja jujur, menolong sesama, dan menjaga kota ini agar lebih baik, itu juga bentuk perjuangan,” ucapnya.
Samri berharap momen Hari Pahlawan tidak berhenti pada seremoni tahunan, melainkan menjadi refleksi bersama untuk memperkuat karakter bangsa yang tangguh dan berintegritas.
Reporter: Fathur | Editor: Awang
![]()

