Ismail Latisi Jelaskan Kunjungan Kesbangpol ke PKS, Bahas Silaturahmi hingga Isu Kondusivitas Daerah

Ismail Latisi memberikan keterangan kepada wartawan usai pertemuan silaturahmi Kesbangpol Kota Samarinda dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), membahas sinkronisasi program serta upaya menjaga kondusivitas daerah. (Foto: Fathur)

Samarinda, Indcyber.com – Kunjungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan bagian dari agenda rutin tahunan berupa silaturahmi ke partai-partai politik. Hal tersebut disampaikan Ismail Latisi kepada wartawan usai pertemuan.

Ismail menjelaskan, PKS menjadi partai politik terakhir yang dikunjungi Kesbangpol dalam rangkaian silaturahmi ke 10 partai politik di Kota Samarinda. Agenda tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi yang berkelanjutan.

Menurutnya, salah satu poin utama dalam pertemuan tersebut adalah penyampaian struktur kepengurusan baru Kesbangpol. Mengingat jajaran pimpinan yang saat ini masih baru, kunjungan tersebut menjadi momentum perkenalan secara resmi dengan partai politik.

Selain itu, PKS juga memperkenalkan struktur kepengurusan barunya yang belum lama dilantik. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi dan pemaparan program, khususnya program Kesbangpol yang memiliki irisan dengan peran partai politik.

“Program-program Kesbangpol yang disampaikan diharapkan bisa diselaraskan dan disinergikan dengan partai politik,” ujar Ismail. Sinergi tersebut dinilai penting untuk membangun kolaborasi dalam menyikapi berbagai isu kekinian di Kota Samarinda.

Lebih lanjut, Ismail menekankan peran strategis partai politik dalam menjaga kondusivitas daerah, terutama di tengah derasnya arus informasi dan menguatnya isu-isu nasional. Salah satunya terkait wacana mekanisme pemilihan kepala daerah yang berpotensi menimbulkan perbedaan pandangan di masyarakat.

Ia berharap partai politik beserta konstituen dan simpatisannya dapat berperan aktif dalam meminimalisir potensi konflik, sehingga situasi sosial dan politik di Kota Samarinda tetap aman dan kondusif.

Penulis: Fathur  | Editor: Awang

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *