Iswandi Jelaskan ke Wartawan Soal Pendalaman Kerja Sama BOT PT WATS

Iswandi, anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, memberikan keterangan kepada wartawan terkait pendalaman kerja sama BOT PT WATS, menegaskan komitmen DPRD menjaga aset daerah dan meningkatkan PAD. (Foto: Fathur)

Samarinda , Indcyber.com – Anggotanya Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menjelaskan kepada wartawan bahwa pihaknya tengah mendalami kerja sama antara Pemerintah Kota Samarinda dan PT Wira Tangguh Sejahtera (PT WATS) terkait pengelolaan bendang Bendang I, Bendang II, dan Lokulut.

Iswandi mengatakan, pendalaman dilakukan setelah PT WATS menyurati DPRD dan menyampaikan keinginan untuk bertemu. Namun sebelum pertemuan lanjutan digelar, Komisi II terlebih dahulu ingin memahami persoalan yang muncul dalam kerja sama tersebut.

“Kami dari Komisi II ingin tahu dulu apa masalahnya. Karena itu kami panggil BDAM, dan ternyata memang ada persoalan dalam kerja sama ini sejak dulu,” ujar Iswandi kepada wartawan.

Menurut Iswandi, kerja sama tersebut telah berjalan sejak tahun 2003 dengan skema Build Operate Transfer (BOT) selama 22 tahun. Dalam kesepakatan awal, PT WATS menanamkan investasi sebesar 60 persen, sementara 40 persen berasal dari Pemerintah Kota Samarinda.

Ia mengungkapkan, pengelolaan bendang sempat mengalami kerugian pada periode 2004 hingga 2011. Baru setelah pengelolaan diambil alih oleh PT AM pada 2011, usaha tersebut mulai menunjukkan keuntungan hingga saat ini.

“Setelah itu baru mulai untung, bahkan pernah diaudit oleh BPKP pada 2014,” jelasnya.

Menjelang berakhirnya masa kontrak BOT, Iswandi menilai terdapat asumsi dari PT WATS terkait kemungkinan perpanjangan kerja sama. Namun DPRD menegaskan pembahasan harus berlandaskan dokumen resmi dan ketentuan hukum.

“Kami minta semua data, SPK dan perjanjian yang ada, supaya pembahasan ini jelas dan berdasarkan aturan,” tegasnya.

Iswandi menambahkan, Komisi II DPRD Kota Samarinda berkomitmen menjaga aset milik pemerintah kota serta memastikan pendapatan daerah, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), terus meningkat. Ia memastikan akan ada pertemuan lanjutan dengan pihak-pihak terkait.

“Intinya kami menjaga aset pemerintah kota dan bagaimana PAD terus meningkat,” pungkasnya.

Penulis: Fathur  | Editor: Awang

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *