Kebakaran KM Teman Bejalanan di TKP Sungai Mahakam, Sat Polairud dan Inafis Polresta Samarinda Lakukan Olah TKP

Suasana tenang di perairan Sungai Mahakam berubah mencekam saat kebakaran melanda kapal wisata KM Teman Bejalanan. Beberapa hari kemudian, Sat Polairud Polresta Samarinda bersama Tim Inafis Polresta Samarinda melakukan olah TKP, Senin (19/1/2026), untuk mengungkap penyebab insiden tersebut.

SAMARINDA , Indcyber.com – Suasana tenang di perairan Sungai Mahakam mendadak berubah mencekam ketika kobaran api melahap kapal wisata KM Teman Bejalanan. Kepanikan penumpang, teriakan minta tolong, hingga upaya penyelamatan darurat menjadi potongan peristiwa yang masih membekas di ingatan para saksi. Beberapa hari pascakejadian, sisa-sisa kebakaran masih tampak jelas di badan kapal saat Sat Polairud Polresta Samarinda bersama Tim Inafis Polresta Samarinda melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin (19/1/2026). Langkah ini dilakukan untuk menelusuri secara rinci asal mula api yang nyaris berubah menjadi tragedi besar, sekaligus memastikan keamanan transportasi wisata perairan di Kota Samarinda benar-benar menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Dalam proses olah TKP tersebut, tim gabungan tampak menyisir setiap sudut kapal yang mengalami kerusakan paling parah. Perhatian utama difokuskan pada area lantai atas kapal, termasuk ruang mesin dan instalasi kelistrikan, yang diduga menjadi titik awal munculnya api. Sejumlah bagian kapal diperiksa secara detail guna menemukan petunjuk teknis maupun sisa material yang dapat mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, titik api diduga berasal dari mesin genset atau generator yang berada di lantai tiga kapal. Meski demikian, aparat kepolisian menegaskan bahwa kesimpulan tersebut masih bersifat sementara. Seluruh temuan di lapangan akan didalami lebih lanjut melalui pemeriksaan lanjutan secara ilmiah untuk memastikan tidak ada faktor lain yang luput dari penyelidikan.

Kasat Polairud Polresta Samarinda, Kompol Rachmat Aribowo, S.I.K., M.H., melalui personel di lapangan menyampaikan bahwa olah TKP ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan kepastian hukum serta menjamin keselamatan transportasi perairan. Menurutnya, setiap kejadian yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat harus ditangani secara profesional dan transparan.

“Seluruh barang bukti telah kami dokumentasikan dan diamankan oleh Tim Inafis. Kami juga akan berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik untuk memastikan penyebab kebakaran dapat diungkap secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” ujarnya.

Selama proses olah TKP berlangsung, situasi di sekitar lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Sat Polairud Polresta Samarinda memastikan penyelidikan akan terus dikawal hingga tuntas, sekaligus menjadi bahan evaluasi penting guna mencegah terulangnya insiden serupa. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan transportasi wisata perairan di Sungai Mahakam harus selalu menjadi prioritas utama demi melindungi nyawa dan kenyamanan masyarakat.

Penulis: Fathur | Editor: Awang

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *