Ribuan Personel Disiagakan, Aparat Perkuat Pengamanan Aksi 21 April di Samarinda

Sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah berfoto bersama usai apel gelar pasukan pengamanan jelang aksi unjuk rasa 21 April 2026 di halaman GOR Segiri, Samarinda, Senin (20/4/2026). (Foto: Fathur)

Indcyber.com, SAMARINDA — Kesiapan pengamanan menjelang aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026 di Kota Samarinda terus dimantapkan. Aparat gabungan dari kepolisian, TNI, dan berbagai instansi terkait memastikan seluruh aspek telah siap guna menjaga situasi tetap aman dan terkendali.

Sebagai bagian dari tahapan akhir, apel gelar pasukan dilaksanakan di kawasan GOR Segiri Samarinda pada Senin (20/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel sekaligus kelengkapan sarana dan prasarana pendukung di lapangan.

Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, menegaskan bahwa pengamanan telah dirancang secara menyeluruh, mencakup kekuatan personel hingga strategi teknis di lapangan. Ia menyebutkan bahwa total 2.556 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.922 personel berasal dari Polri, 70 personel dari TNI, serta 564 personel lainnya merupakan dukungan dari instansi terkait.

Fokus pengamanan akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, terutama di Kantor DPRD Kalimantan Timur dan Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Selain itu, objek-objek vital lainnya juga turut menjadi perhatian guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Endar menjelaskan, pemasangan pagar kawat di beberapa lokasi merupakan langkah antisipatif untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Ia memastikan bahwa langkah tersebut tidak dimaksudkan untuk menghalangi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Menurutnya, pendekatan yang digunakan dalam pengamanan mengedepankan prinsip humanis serta tindakan preemtif dan preventif. Aparat diinstruksikan untuk memberikan pelayanan dan menjaga suasana tetap kondusif selama aksi berlangsung.

Di sisi lain, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono menyatakan kesiapan TNI dalam mendukung pengamanan yang dipimpin oleh kepolisian. Ia menegaskan bahwa meskipun jumlah personel yang diterjunkan terbatas, kekuatan cadangan tetap disiagakan.

Menurutnya, dukungan dari satuan di tingkat Korem, Kodim hingga batalyon telah dipersiapkan sebagai langkah antisipasi jika dibutuhkan sewaktu-waktu.

Krido juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Timur. Ia berharap seluruh rangkaian aksi dapat berjalan tertib tanpa mengganggu ketertiban umum.

Dengan persiapan yang matang serta kolaborasi lintas sektor, aparat optimistis aksi unjuk rasa dapat berlangsung damai dan aspirasi masyarakat tetap tersampaikan dengan baik.

Penulis: Fathur | Editor: Awang

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *