SAMARINDA , indcyber.com— Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H Seno Aji, menegaskan bahwa seluruh pengurus cabang olahraga wajib turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan para atlet, termasuk pada cabang olahraga Squash. Penegasan ini disampaikan saat membuka Babak Kualifikasi Porprov VIII Paser Tingkat Provinsi Kaltim 2026 untuk Cabor Squash di Lapangan Squash Kadrie Oening Samarinda, Kamis (11/12/2025).
Wagub Seno menekankan bahwa mengurus olahraga bukan sekadar formalitas, melainkan membutuhkan keseriusan, komitmen, dan perhatian menyeluruh terhadap kondisi atlet. Ia menyoroti masih adanya laporan mengenai atlet berprestasi yang belum dapat mengikuti pertandingan meski memiliki potensi besar.
“Jika ada atlet berprestasi tetapi tidak bisa bertanding, Pemprov Kaltim meminta mereka tetap difasilitasi agar bisa tampil,” tegasnya.
Seno meminta para pengurus cabor lebih responsif dalam memenuhi kebutuhan atlet, termasuk sarana latihan, pendampingan, hingga pemantauan kesiapan mental dan fisik. Menurutnya, pembinaan olahraga yang baik harus dimulai dari keberpihakan terhadap atlet yang memiliki potensi.
Selain itu, Wagub mendorong seluruh atlet peserta untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta menjaga sportivitas. Ia berharap ajang kualifikasi ini dapat menjadi momentum bagi atlet-atlet terbaik Kaltim untuk melaju dan memperkuat skuad PON di NTB-NTT.
Babak kualifikasi ini diikuti delapan kabupaten dan kota se-Kaltim, berlangsung pada 11–14 Desember 2025, dan menjadi salah satu kualifikasi penting menuju Porprov VIII Paser 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, serta seluruh jajaran pengurus cabang olahraga Squash se-Kaltim.(adv)
![]()

