TENGGARONG, indcyber.com — Krisis air bersih yang telah mencekik leher warga Desa Menamang Kiri, Kecamatan Muara Kaman, selama hampir dua tahun terakhir akhirnya sampai pada titik didih. Tidak ingin rakyatnya terus-menerus menderita akibat kekeringan dan susutnya debit Sungai Menamang Kiri, Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) tegas, Jumat (25/9/2026).
Langkah taktis ini diambil sebagai wujud nyata fungsi pengawasan legislatif dalam merespons jeritan masyarakat yang kian mendesak, terutama di wilayah terparah yakni RT 5 dan RT 6.
Solusi Konkret: Perusahaan Wajib Bangun Sumur Bor!
Dalam RDP yang dipimpin langsung oleh jajaran Komisi I DPRD Kukar, wakil rakyat dengan tegas mendesak pihak korporasi yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut untuk tidak menutup mata. Solusi cepat dan taktis yang diputuskan adalah kewajiban pembangunan sumur bor bagi warga setempat, dengan memprioritaskan titik paling darurat di RT 5 dan RT 6.
“Kebutuhan air bersih ini sudah sangat mendesak dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Warga sudah menderita selama dua tahun. Perusahaan harus hadir dan menunjukkan tanggung jawab sosialnya secara nyata kepada masyarakat ring satu,” tegas perwakilan Komisi I DPRD Kukar.
Sidak Pekan Depan: DPRD Kukar Turun Langsung, Ancam Perusahaan “Membandel”
Tak hanya berhenti di ruang sidang, Komisi I DPRD Kukar memasang gestur tajam dan dinamis. Agenda Inspeksi Mendadak (Sidak) dijadwalkan langsung pada pekan depan ke Desa Menamang Kiri.Sidak ini bertujuan ganda:
-
Meninjau Faktual: Melihat secara langsung kondisi riil di lapangan dan penderitaan warga yang kesulitan mendapatkan air bersih layak konsumsi.
-
Menagih Komitmen Korporasi: Mendatangi kantor perusahaan terkait guna meminta komitmen tegas sekaligus menginvestigasi pihak perusahaan yang mangkir dari panggilan RDP.
“Pekan depan kami pastikan turun langsung ke lapangan. Kami ingin melihat kondisi sebenarnya sekaligus mendatangi perusahaan yang kemarin tidak hadir. Jangan main-main dengan hak dasar masyarakat Kukar!” pungkasnya dengan nada tegas.
Ruang Publik Bergerak: Viral dan Menuntut Aksi Nyata
Isu krusial ini kini menjadi sorotan publik dan viral di berbagai kanal informasi lokal. Publik mendesak agar sinergi antara DPRD Kukar, Pemdes Menamang Kiri, dan korporasi swasta segera membuahkan hasil nyata. Warga Desa Menamang Kiri tidak butuh janji manis; mereka butuh air bersih yang mengalir jernih untuk menyudahi dahaga panjang yang telah meresahkan selama 730 hari terakhir.
DPRD Kukar berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas—air bersih mengalir, rakyat tersenyum kembali!(adv)
![]()

