Panen raya ini menjadi bukti sinergi Polsek Palaran dan Kelompok Tani Wonomulyo, menghasilkan sekitar 300 kilogram jagung pipil dari lahan ±1.000 meter persegi sebagai dukungan ketahanan pangan wilayah Palaran.
Samarinda , Indcyber.com – Polsek Palaran terus menunjukkan peran aktif dalam mendukung program Asta Cita melalui penguatan sektor ketahanan pangan. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan Panen Raya Jagung Kuartal IV bersama Kelompok Tani Wonomulyo, Rabu (21/1/2026), di Jalan Nusa Indah RT 03, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran.
Kegiatan panen raya ini merupakan hasil sinergi berkelanjutan antara Polsek Palaran dan kelompok tani setempat dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian produktif. Panen dipimpin langsung Kapolsek Palaran, Kompol Iswanto, S.H., M.H., bersama jajaran personel Polsek Palaran serta Ketua Kelompok Tani Wonomulyo.
Dari lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi, panen kali ini menghasilkan kurang lebih 300 kilogram jagung pipil. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat kepolisian dan petani mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah Palaran.
Kapolsek Palaran Kompol Iswanto menyampaikan bahwa keterlibatan Polsek Palaran dalam kegiatan pertanian ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Panen raya ini tidak hanya soal hasil pertanian, tetapi juga wujud kebersamaan dan kepedulian kami terhadap ketahanan pangan masyarakat. Ini sejalan dengan semangat Asta Cita yang ingin kami dukung bersama,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama yang terjalin diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi kelompok tani untuk semakin produktif dalam mengelola lahan yang tersedia.
“Dengan sinergi yang terus terjaga, kami berharap kesejahteraan petani meningkat dan ketahanan pangan di wilayah Palaran tetap terjaga,” pungkasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal IV berlangsung aman, lancar, dan penuh kebersamaan hingga selesai sekitar pukul 10.00 WITA dalam kondisi yang kondusif.
Penulis: Fathur | Editor: Awang
![]()

