SAMARINDA, indcyber.com – Menanggapi maraknya aduan masyarakat terkait persoalan parkir liar, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Satlantas Polresta Samarinda, dan Satpol PP menggelar razia penertiban pada Selasa (1/9/2026) pukul 20.00 WITA. Operasi ini menargetkan kawasan Teras Samarinda 2 hingga area Pasar Pagi yang belakangan dipadati kendaraan pengunjung.
Tinggi tingginya antusiasme warga mengunjungi destinasi baru tersebut dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk membuka titik parkir ilegal. Kondisi ini dinilai merusak ketertiban umum dan mengganggu kenyamanan masyarakat yang berkunjung.
Kepala Bidang DLLAJ Dishub Kota Samarinda, Boy Leonardo Sianipar, menegaskan bahwa tindakan tegas di lapangan dilakukan guna mencegah pelanggaran berulang yang berpotensi memicu timbulnya titik-titik parkir liar baru.
“Kami persiapkan ini untuk operasi yustisi, penegakan hukum terkait masalah pelanggaran parkir yang beberapa hari ini sempat banyak aduan dari masyarakat. Dibukanya Teras Samarinda 2 ini memang antusias warga sangat tinggi, sehingga ada beberapa oknum yang mengambil kesempatan untuk menjadikan lokasi di sekitar menjadi tempat parkir liar,” ujar Boy di lokasi razia.
Dalam operasi penertiban tersebut, petugas menerapkan sanksi bervariasi bagi para pelanggar, mulai dari penggembosan ban hingga penempelan stiker peringatan keras. Pihak Dishub memastikan tindakan serupa akan terus dilakukan secara berkala.
Boy juga mengimbau warga untuk aktif menjaga ketertiban serta memanfaatkan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan pemerintah, yaitu di kompleks Pasar Pagi dan kompleks Masjid Raya.
“Kejadian yang berulang itu akan memancing orang lain melakukan pelanggaran juga. Kami mengimbau masyarakat untuk jangan sampai merusak euforia fasilitas umum yang sudah sangat cantik ini. Begitu praktik parkir liar kita biarkan, nantinya masyarakat sendiri yang terganggu. Malam ini secara tegas kami sampaikan bahwa tempat parkir resmi adalah di Pasar Pagi dan Masjid Raya,” pungkasnya.(DD)
![]()

