Tundukkan Kepala di Tengah Kemarau Panjang, Ratusan Personel TNI-Polri dan Warga Samarinda Bersimpuh Gelar Sholat Istisqa di Makorem 091/ASN

SAMARINDA, indcyber.com – Menyikapi cuaca ekstrem dan kemarau panjang yang melanda wilayah Kalimantan Timur, sekitar 400 jamaah yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat umum berkumpul di Lapangan Makorem 091/ASN, Jl. Gajah Mada, Sabtu (29/8/2026) pagi. Bersama-sama, mereka menundukkan kepala melaksanakan Sholat Istisqa demi memohon rahmat turunnya hujan.

​Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.35 WITA ini menjadi simbol keteguhan ikhtiar spiritual lintas elemen di Kota Samarinda. Hadir langsung di tengah barisan jamaah, Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun, Kasrem 091/ASN Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto, Wakil Ketua MUI Kaltim KH. Muhammad Haiban, serta jajaran Pejabat Utama Korem 091/ASN dan Polresta Samarinda.

​Bertindak sebagai Imam dan Khatib, Ustadz KH. Muhammad Subhan memimpin prosesi ibadah dengan penuh khidmat. Dalam khutbahnya yang menyentuh hati, ia mengingatkan bahwa musibah kemarau bukan sekadar fenomena alam, melainkan sarana perenungan bersama.

​”Kemarau panjang yang kita alami adalah ujian sekaligus teguran. Boleh jadi karena ketidakpatuhan kita, kelalaian dalam bersyukur, atau akibat tangan manusia yang merusak alam ciptaan-Nya,” tegas Ustadz KH. Muhammad Subhan di hadapan jamaah.

​Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperbanyak istighfar, saling memaafkan, menghentikan perbuatan zalim, serta menguatkan sedekah sebagai kunci pembuka pintu rahmat Ilahi.

​Suasana haru dan kekhusyukan menyelimuti area lapangan saat doa bersama dipanjatkan. Seluruh jamaah menengadahkan tangan, memohon agar bumi Kaltim kembali dibasahi hujan yang membawa keberkahan dan mengakhiri ancaman kekeringan.

​Rangkaian ibadah berakhir pada pukul 08.23 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, sebelum dilanjutkan dengan apel pengecekan personel. Aksi bersama ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah ujian alam, sinergi antara ulama, umara, prajurit, dan rakyat tetap kokoh berdiri dalam doa dan ikhtiar.(Sandy)

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *