Indcyber.com, TENGGARONG — Bundaran ikon Kota Tenggarong kembali mencuri perhatian publik. Siang hari, kawasan ini tampil agung dengan kemegahan monumen dan lanskap tertata rapi. Namun saat malam tiba, suasana berubah drastis—menjadi spot yang memesona dengan pencahayaan warna-warni yang menawan.
Terletak di jantung ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara, Bundaran Tenggarong kini tak sekadar jalur penghubung lalu lintas. Lokasi ini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk bersantai, berfoto, hingga menikmati kuliner kaki lima yang mulai bermunculan di sekitarnya.
Pemandangan malam hari menjadi daya tarik utama. Lampu-lampu artistik dengan perpaduan warna yang harmonis memperindah setiap sudut bundaran. Monumen yang berdiri megah di tengah bundaran seakan hidup dan menyapa para pengunjung dengan pancaran cahaya yang dramatis.
“Kalau malam, suasananya romantis. Kami sering ke sini sekadar nongkrong atau foto-foto,” ujar angreani, warga Tenggarong yang datang bersama temannya.
Tak hanya di malam hari, siang pun Bundaran Tenggarong tetap memikat. Monumen dengan arsitektur yang sarat nilai budaya dan sejarah lokal tampak gagah di bawah sinar matahari. Latar langit biru dan pepohonan yang rindang menambah kesan asri.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata dan Dinas PUPR terus melakukan penataan kawasan bundaran ini sebagai bagian dari wajah kota. Perawatan taman, kebersihan area, dan sistem pencahayaan menjadi prioritas demi menjaga daya tariknya sepanjang hari.
Dengan perpaduan keindahan malam yang memesona dan tampilan siang yang megah, Bundaran Tenggarong layak disebut sebagai salah satu ikon ruang publik terbaik di Kalimantan Timur.(red)
![]()

