Indcyber.com, Samboja Barat — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Samboja Barat ke-2 tahun 2025 resmi dibuka di Pondok Pesantren Sitti Aminah, Jl. Hasanuddin Barat No. Km 30, Kelurahan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai Islam serta mendukung program Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Gerakan Etam Mengaji (GEMA).
MTQ ke-2 ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Asisten I Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat yang hadir mewakili Bupati Kukar, serta Ketua DPRD Kukar Ir. H. Ahmad Yani, S.E., S.T., M.Si. Turut hadir pula Ketua Komisi III DPRD Kukar Farida, S.Sos., bersama anggota DPRD Kukar Hadiah Z, Nasrullah, dan H. Muhammad Jamhari.
Selain itu, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar, Camat Samboja Barat Burhanuddin, pimpinan Pondok Pesantren Sitti Aminah, tokoh agama, perwakilan perusahaan, dan ratusan peserta dari berbagai desa dan kelurahan juga turut memeriahkan kegiatan tahunan tersebut.
Dalam sambutannya, Camat Samboja Barat Burhanuddin menyampaikan bahwa MTQ tingkat kecamatan kali ini diikuti oleh 10 kelurahan dan desa, yakni Desa Tani Bhakti, Kelurahan Amborawang Darat, Amborawang Laut, Argosari, Bukit Merdeka, Karya Merdeka, Margomulyo, Salok Api Darat, Salok Api Laut, dan Sungai Merdeka.
“MTQ ke-2 ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai media untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu GEMA (Gerakan Etam Mengaji). Kami berharap, melalui kegiatan ini, pemahaman dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an semakin meningkat. Selain itu, juga dapat melahirkan qori dan qoriah terbaik yang bisa berprestasi di jenjang lebih tinggi,” ujar Burhanuddin.
Sementara itu, Ketua DPRD Kukar Ir. H. Ahmad Yani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga wadah pembinaan moral dan spiritual bagi generasi muda.
“Dengan adanya MTQ tingkat kecamatan seperti ini, kita berharap Al-Qur’an tidak hanya dijadikan pedoman hidup, tetapi juga sebagai bagian dari budaya Islam yang terus dilestarikan. Ini langkah positif dalam mewujudkan generasi Qur’ani yang partisipatif dan bermartabat, menuju Indonesia Maju,” ungkap Ahmad Yani.
Melalui pelaksanaan MTQ ke-2 ini, Kecamatan Samboja Barat diharapkan mampu melahirkan para qori dan qoriah berprestasi sekaligus memperkuat semangat masyarakat untuk terus menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sejalan dengan visi religius Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.(AJ)
![]()

