Anggota DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menggelar kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Reses) Masa Persidangan III Tahun 2025 di Halaman Masjid Sabilah Muhtadin, Lempake, Minggu (16/11/2025).(Foto: Yana)
Indcyber.com, SAMARINDA — Di bawah rembulan yang memancarkan kelembutan, Halaman Parkir Masjid Sabilah Muhtadin di Kelurahan Lempake bertransformasi menjadi panggung curahan hati. Minggu malam (16/11/2025) itu, Anggota DPRD Kota Samarinda dari Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda Utara dan Sungai Pinang, Viktor Yuan, menggelar kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Reses) Masa Persidangan III Tahun 2025. Lebih dari sekadar agenda rutin, malam itu adalah perayaan kebersamaan, tempat warga berbagi mimpi dan harapan.
Lampu-lampu temaram menari-nari di antara wajah-wajah yang hadir. Ada kerutan kekhawatiran, senyum penuh harapan, dan mata yang berbinar saat berbagi cerita. Bukan hanya para tokoh masyarakat, Ketua RT, pelaku UMKM, dan petani yang hadir, tetapi juga hati yang tulus ingin didengar.
Viktor Yuan, sang wakil rakyat yang ternyata menyimpan kenangan masa kecil di pelosok Gunung Kapur, Samarinda Utara, membuka malam itu dengan sentuhan nostalgia. Ia bercerita tentang sungai tempatnya mencari ikan, rawa tempatnya bermain, dan alam yang membentuknya menjadi pribadi yang peduli.
“Malam ini bukan tentang saya, tetapi tentang kita semua. Mari kita jadikan reses ini sebagai wadah untuk saling berbagi, saling menguatkan, dan bersama-sama membangun Lempake yang lebih baik,” ujar Viktor dengan tatapan yang menyentuh kalbu.
Bisikan Hati dari Sudut-Sudut Lempake
Muhammad Trimono, Ketua RT 28, dengan suara bergetar menceritakan perjuangan warganya melawan banjir kiriman. Ia berharap jalan-jalan gang bisa segera diperbaiki agar anak-anak bisa bermain dengan riang, dan UMKM pertanian mendapat sentuhan kasih sayang dari pemerintah.
Dari RT 31, Ketua RT Fajri menyuarakan kepedihan keluarga yang kesulitan mengantar jenazah ke pemakaman karena jalan yang rusak. Ia juga khawatir abrasi sungai akan menggerus harapan warga.
Sarto, seorang bapak dengan mata berkaca-kaca, mengenang tragedi robohnya besi penahan sungai yang merenggut nyawa. Ia takut Sungai Benanga, yang dulu menjadi sahabat anak-anak, kini menjadi ancaman yang menghantui.

Gema Janji dan Cahaya Harapan
Viktor Yuan dengan seksama mendengarkan setiap bisikan hati yang terucap. Ia tidak menjanjikan bulan dan bintang, tetapi berjanji akan mengawal setiap aspirasi dengan sepenuh hati.
“Saya tidak akan pernah melupakan malam ini. Saya akan berjuang sekuat tenaga untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita bersama,” tegas Viktor dengan semangat yang membara.
Di tengah kegelapan malam, Viktor melihat secercah cahaya di kawasan Benanga. Ia bermimpi kelak Benanga akan menjadi destinasi wisata yang mempesona, tempat warga bisa mengais rezeki dan melestarikan alam.
Aspirasi yang Akan Terus Mengalir
Usai reses, Viktor merangkum aspirasi yang akan terus mengalir dalam setiap langkahnya di DPRD:
- Menyucikan Sungai Benanga dari sedimentasi dan limbah
- Membuka akses jalan menuju pemakaman
- Menghadirkan air bersih dan layanan PDAM yang terjangkau
- Membangun pagar pengaman sungai yang kokoh
- Mengembangkan kawasan Benanga menjadi permata wisata
“Lempake adalah rumah kita, tempat kita berbagi suka dan duka. Mari kita jaga bersama, kita bangun bersama, dan kita ukir sejarah bersama,” ajak Viktor dengan senyum yang menenangkan.
Malam itu ditutup dengan pelukan hangat, tawa riang, dan harapan yang membumbung tinggi. Warga Lempake pulang dengan keyakinan, suara mereka telah didengar, dan masa depan yang lebih cerah telah menanti.
Reporter: Fathur | Editor: Awang
![]()

