Andi Harun Soroti Sinkronisasi Pembangunan, Minta Dukungan Provinsi Tetap Mengalir

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memberikan keterangan kepada awak media usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda dengan agenda penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2025, Senin (30/3/2026). (Foto:Fathur)

Indcyber.com, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, , menekankan pentingnya kesinambungan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terhadap pembangunan di Kota Tepian, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda dengan agenda penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2025, Senin (30/3/2026).

Dalam keterangannya kepada awak media, Andi Harun memaparkan sejumlah proyek strategis yang tengah dipersiapkan untuk segera diresmikan. Di antaranya revitalisasi Pasar Pagi serta pembangunan terowongan yang saat ini masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR.

Ia juga menyinggung rencana kehadiran Gubernur Kalimantan Timur dalam beberapa agenda peresmian, termasuk sekolah unggulan di kawasan Lobaku. Namun, agenda tersebut kemungkinan menyesuaikan dengan jadwal dinas gubernur.

Menurut Andi Harun, komunikasi antara Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sejauh ini berjalan baik. Ia mengaku telah menerima sinyal dukungan dari gubernur, termasuk dorongan untuk mempercepat pembangunan dan melakukan pembelajaran ke daerah lain yang dinilai berhasil dalam penataan kota.

“Kita didorong untuk terus berbenah, bahkan diarahkan melihat praktik baik di daerah lain seperti Pontianak hingga ke luar negeri seperti Kuching,” ujarnya.

Meski demikian, ia turut menyoroti isu berkurangnya alokasi bantuan keuangan dari provinsi kepada daerah. Ia berharap, meskipun terjadi penyesuaian anggaran, bantuan tersebut tidak sampai dihilangkan sepenuhnya.

Menurutnya, peran provinsi sangat krusial dalam memperkuat pembangunan di kabupaten/kota melalui skema belanja transfer. Ia menilai, kemajuan daerah akan berdampak langsung terhadap kemajuan provinsi secara keseluruhan.

“Kalau memang harus berkurang, itu bisa dipahami. Tapi jangan sampai tidak ada sama sekali, karena kabupaten/kota adalah fondasi utama pembangunan provinsi,” tegasnya.

Ia juga menilai, wakil rakyat di tingkat provinsi memiliki tanggung jawab moral untuk memperjuangkan kepentingan daerah pemilihannya, termasuk Samarinda.

Terkait kabar yang beredar soal kemungkinan nihilnya bantuan provinsi, Andi Harun memilih untuk tidak berspekulasi lebih jauh. Ia menyatakan masih meyakini komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Saya masih melihat itu sebagai isu yang belum tentu benar. Saya percaya komitmen gubernur tetap ada untuk membantu Samarinda,” pungkasnya.

Penulis: Fathur  | Editor: Awang

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *